Bank Sampah Tumbuh Jadi 14,9 Ribu Unit, Jauh Melampaui Jumlah TPA
Indonesia punya 14,9 ribu unit bank sampah pada 2025, jauh lebih banyak dibanding jumlah TPA yang cuma 385 unit secara nasional. Perbandingan ini nunjukin penanganan sampah makin banyak digerakkan komunitas skala kecil, bukan cuma infrastruktur besar pemerintah.
Pertumbuhannya juga bukan lonjakan sesaat. Pada 2019, KLHK mencatat jumlah bank sampah nasional baru sekitar 7 ribu unit. Enam tahun kemudian, angkanya lebih dari dua kali lipat.
Bukti Model Komunitas Bisa Diandalkan
Angka ini memperkuat argumen yang sudah lama didorong Kongres Sampah Indonesia: model seperti Bank Sampah Digital Serang dan bank sampah di Desa Panggungharjo bukan pengecualian, tapi bagian dari tren nasional yang terus tumbuh. Serang sendiri sudah punya lebih dari 300 unit bank sampah dengan hampir 7.000 anggota, sebagian besar perempuan, dan itu cuma satu dari 14,9 ribu unit yang ada di seluruh Indonesia.
Kenapa Bank Sampah Jadi Fokus Kongres Sampah Indonesia
Di struktur persidangan Kongres Sampah Indonesia, bank sampah bukan topik sampingan. Ada Sub Komisi khusus yang membahas bank sampah yang baik dan menguntungkan di level tengah, sejajar dengan pembahasan transportasi pengangkutan sampah dan depo terpilah. Kongres juga memposisikan diri sebagai fasilitator, bukan cuma forum diskusi, dengan dukungan berupa penguatan jaringan, pengembangan manajemen usaha, sampai pemasaran buat pelaku bank sampah yang mau naik kelas.
Pertanyaan Seputar Bank Sampah di Indonesia
Berapa jumlah bank sampah di Indonesia?
Indonesia punya sekitar 14,9 ribu unit bank sampah pada 2025, naik lebih dari dua kali lipat dibanding 2019 yang baru sekitar 7 ribu unit.
Kenapa jumlah bank sampah jauh lebih banyak dari TPA?
Bank sampah butuh modal dan lahan jauh lebih kecil dibanding TPA, sehingga lebih mudah didirikan di level RT atau desa. Jumlah TPA nasional cuma 385 unit, sementara bank sampah sudah 14,9 ribu unit.
Apa peran Kongres Sampah Indonesia terhadap bank sampah?
Kongres Sampah Indonesia memfasilitasi pengelola bank sampah lewat penguatan jaringan, pengembangan manajemen usaha, dan pemasaran, selain membahas isu bank sampah secara khusus lewat sidang sub komisi di level tengah.
Sumber: datasatu.com, 2026; ANTARA News, 2019