Kongres Sampah Indonesia III akan berlangsung pada 20-22 November 2026, bertempat di Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Mengusung tema “Praktek Baik Pengolahan Sampah Menuju Sistem Pengelolaan Sampah Mandiri dan Berkelanjutan”, kongres ini menjadi kelanjutan dari dua kongres sebelumnya, yaitu Kongres Sampah Indonesia I di Semarang tahun 2019 dan Kongres Sampah Indonesia II di Klaten tahun 2022.
Sebagai persiapan, panitia sudah menyelenggarakan dua kali Pra Kongres di lokasi yang sama. Pra Kongres I pada 13 Agustus 2025 berhasil mempertemukan para pegiat dan praktisi sampah di Yogyakarta dan sekitarnya. Pra Kongres II pada 9 Juni 2026 melanjutkan dengan merumuskan materi konten yang akan dibahas di kongres utama.

Kongres Sampah Indonesia merupakan forum nasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam pengelolaan sampah, mulai dari pemerintah, sektor swasta, akademisi, media, organisasi masyarakat sipil, komunitas, hingga masyarakat luas. Forum ini menjadi ruang strategis untuk membangun sinergi dalam penanganan sampah di Indonesia dari hulu, tengah, hingga hilir.
Rangkaian Sidang Selama Tiga Hari
Selama tiga hari pelaksanaan, kongres akan diisi rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan, sidang pleno untuk menerima masukan dari pemerintah, akademisi, praktisi, dan tokoh masyarakat, dilanjutkan sidang komisi yang membahas persoalan sampah di tiga level utama. Setiap komisi akan dipecah lagi menjadi tiga sub komisi, sebelum akhirnya dirumuskan menjadi rekomendasi bersama di sidang pleno penutup.
- Sidang Pleno 1 — input dari pemerintah, akademisi, praktisi pengolahan sampah, dan tokoh masyarakat
- Sidang Komisi I — permasalahan dan praktik baik penanganan sampah di level Hulu
- Sidang Komisi II — permasalahan dan praktik baik penanganan sampah di level Tengah
- Sidang Komisi III — permasalahan dan praktik baik penanganan sampah di level Hilir
- Sidang Pleno 2 — presentasi hasil sidang komisi, rencana tindak lanjut, dan pembacaan maklumat kongres
Selain sidang formal, ada juga rangkaian kegiatan samping yang terbuka untuk umum, seperti pameran foto dan karya seni dari sampah, pameran teknologi pengolahan sampah, demo pembuatan produk daur ulang, ruang transaksi bisnis, panggung seni, hingga pemutaran film pendek.

Kongres ini terbuka untuk tiga kategori peserta. Commission Participant merupakan peserta undangan khusus dari Tim Substansi, dengan kuota sekitar 50 orang. Curated Participant dipilih melalui proses seleksi karya tulis, motivation letter, atau wawancara, dengan kuota sekitar 250 orang. Sementara masyarakat umum tetap bisa hadir sebagai pengunjung untuk menikmati pameran dan pentas seni, meski tidak bisa mengikuti sidang kecuali lewat siaran langsung.
Ancaman terbesar bagi planet kita adalah keyakinan bahwa orang lain yang akan menyelamatkannya.
Informasi lebih lanjut seputar pendaftaran dan kepesertaan akan terus diperbarui menjelang pelaksanaan kongres. Pantau terus halaman ini dan kanal resmi Kongres Sampah Indonesia untuk update terbaru.
A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth.
It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English.
It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English
It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout.
It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English.