Kongres Sampah Indonesia III yang akan berlangsung pada 20-22 November 2026 di Sleman ga muncul begitu saja. Ada perjalanan dua tahun sebelumnya yang dilalui panitia untuk mematangkan konsep dan mempertemukan para pegiat sampah, dimulai dari dua kali Pra Kongres yang digelar di lokasi yang sama, Kelurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman.
Dua Pra Kongres ini bukan sekadar acara pemanasan. Masing-masing punya target capaian yang berbeda, dan sama-sama jadi fondasi penting menuju Kongres Sampah Indonesia III.
Pra Kongres I, Mempertemukan Para Pegiat Sampah
Pra Kongres I dilaksanakan pada 13 Agustus 2025 di Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Target capaian dari acara ini adalah mempertemukan para pegiat dan praktisi sampah di Yogyakarta dan sekitarnya, langkah awal yang penting sebelum masuk ke tahap perumusan konten kongres yang lebih teknis.

Lewat Pra Kongres I, panitia mulai membangun jaringan dengan para pegiat sampah di level lokal, modal penting untuk memperluas cakupan pembahasan menuju Kongres Sampah Indonesia III yang sifatnya nasional.
Pra Kongres II, Merumuskan Materi Kongres
Sepuluh bulan berselang, Pra Kongres II digelar pada 9 Juni 2026 di lokasi yang sama. Kalau Pra Kongres I fokus mempertemukan orang-orangnya, Pra Kongres II melangkah lebih jauh dengan target merumuskan materi konten yang akan dibahas di Kongres Sampah Indonesia III.
Tahap ini penting karena di sinilah arah pembahasan kongres mulai terbentuk, mulai dari isu-isu di level hulu, tengah, hingga hilir yang nantinya jadi dasar pembagian sidang komisi saat kongres utama berlangsung.
- Pra Kongres I, 13 Agustus 2025, target mempertemukan pegiat dan praktisi sampah
- Pra Kongres II, 9 Juni 2026, target merumuskan materi konten kongres
- Kongres Sampah Indonesia III, 20-22 November 2026, target menghasilkan rumusan dan rekomendasi penanganan sampah di Indonesia
Kelanjutan yang Konsisten
Rangkaian ini juga bukan yang pertama kali. Kongres Sampah Indonesia sendiri sudah berjalan sejak 2019, dimulai dari Kongres I di Kabupaten Semarang dengan tema “Mengolah Sampah Menjadi Berkah”, dilanjutkan Kongres II di Kabupaten Klaten tahun 2022 dengan tema “Konsolidasi dan Sinergi Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan”.
Pola yang sama terus dijaga, membangun forum secara bertahap lewat pertemuan-pertemuan kecil sebelum akhirnya berkumpul dalam skala nasional. Dua Pra Kongres yang digelar menjelang Kongres III meneruskan tradisi itu, memastikan setiap peserta yang hadir di November nanti sudah punya bekal konteks dan arah pembahasan yang jelas.
No Comment! Be the first one.