Tentang Kongres Sampah Indonesia

Forum nasional yang mempertemukan pemerintah, sektor swasta, akademisi, media, komunitas, dan masyarakat untuk membangun sinergi pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir

Kongres Sampah Indonesia III akan berlangsung pada 20-22 November 2026 di Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, dengan tema “Praktek Baik Pengolahan Sampah Menuju Sistem Pengelolaan Sampah Mandiri dan Berkelanjutan”.

Latar Belakang

Permasalahan sampah di Indonesia semakin kompleks, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Pertumbuhan penduduk yang mencapai 1,1 persen per tahun serta pertumbuhan ekonomi 5,11 persen pada 2025 memicu peningkatan konsumsi masyarakat dan pola hidup yang serba praktis. Hal ini secara otomatis mendorong peningkatan produksi sampah di Indonesia.

Menurut UNEP, Indonesia adalah salah satu negara penghasil sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Setiap tahun, sekitar 3,2 juta ton sampah plastik tidak terkelola dengan baik, dan 1,29 juta ton di antaranya berakhir mencemari lautan.

Di sisi lain, kapasitas pengelolaan sampah oleh pemerintah belum mampu mengimbangi laju produksi sampah, mulai dari level hulu seperti rumah tangga, sekolah, pasar, dan industri, level tengah seperti pengangkutan, pengepulan, dan bank sampah, hingga level hilir seperti TPS3R, TPST, dan TPA. Lemahnya kebijakan, terbatasnya anggaran, dan rendahnya komitmen para pemangku kebijakan jadi kendala utama, selain rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengurangi dan memilah sampah.

Berangkat dari kondisi ini, Kongres Sampah Indonesia diinisiasi sebagai bentuk tanggung jawab masyarakat sipil untuk turut menangani persoalan sampah di Indonesia, sekaligus upaya menyelamatkan lingkungan untuk generasi mendatang.

Tujuan

  1. Membantu pemerintah menangani persoalan sampah di Indonesia dengan membangun sinergi antara pemerintah, praktisi pengolahan sampah, perusahaan swasta, lembaga masyarakat sipil, serta masyarakat yang peduli terhadap penanganan sampah mandiri dan berkelanjutan
  2. Mengkonsolidasikan praktik baik pengolahan sampah di masyarakat, serta mengembangkan teori baru tentang pengelolaan sampah yang berpijak pada praktik baik tersebut
  3. Mensinergikan berbagai inisiatif dan program pengelolaan sampah dari berbagai sektor, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah
  4. Mengembangkan konsep penanganan sampah mandiri dan berkelanjutan dalam skala kecil, seperti di tingkat RT, padukuhan, desa atau kelurahan, bahkan di komunitas seperti pesantren dan sekolah
  5. Menginisiasi dan mengembangkan ekonomi sirkular berbasis sampah di masyarakat untuk mewujudkan “Sampah Menjadi Berkah”

Peran Kongres

Konsolidasi & Sinergi

Kongres Sampah Indonesia berperan mengkonsolidasikan dan mensinergikan praktik-praktik baik pengelolaan sampah mulai dari hulu, tengah, sampai hilir, baik yang diinisiasi oleh pemerintah, swasta, organisasi sektoral, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, komunitas, maupun perorangan. Dalam jangka panjang, Kongres Sampah Indonesia diharapkan menjadi orkestrator pengolahan sampah di Indonesia untuk mewujudkan Indonesia bebas sampah.

Kolaborasi

Kongres Sampah Indonesia berperan memperkuat dan mengembangkan kolaborasi antar pelaku pengolahan sampah, baik secara horizontal dengan pihak-pihak yang satu level maupun vertikal dengan pihak yang berada di bawah maupun di atasnya, sehingga bisa saling dukung dan memperkuat dedikasi serta komitmen pengolahan sampah yang baik dan berjangka panjang. Kongres ini juga berperan meningkatkan identitas kelompok, sebagai pelaku pengolahan sampah yang menyenangkan dan membanggakan, serta memastikan seluruh pelaku pengelola sampah mendapat manfaat yang bisa dirasakan langsung, baik jangka menengah maupun panjang.

Fasilitasi

Kongres Sampah Indonesia memfasilitasi praktik-praktik baik pengelolaan sampah mulai dari hulu, tengah, maupun hilir agar bisa berkembang secara maksimal. Fasilitas ini bukan cuma berupa dana, tapi juga regulasi, pengetahuan, teknologi, peningkatan SDM, pengembangan manajemen usaha, penguatan jaringan, pemasaran, hingga peningkatan kuantitas dan kualitas produk berbahan baku sampah.

Pendidikan

Kongres Sampah Indonesia mengembangkan konsep pendidikan pengolahan sampah berbasis sumber daya manusia, pengetahuan, teknologi, bahan baku, dan kebudayaan setempat, lewat tiga jalur. Pertama, pendidikan formal di sekolah mulai dari TK sampai perguruan tinggi. Kedua, pendidikan non-formal di masyarakat lewat kampanye, praktik atau demonstrasi pengolahan sampah, media umum maupun sosial, seminar, dan workshop. Ketiga, pendidikan informal di rumah lewat penguatan nilai-nilai baik masyarakat, dedikasi, komitmen, dan contoh langsung pengolahan sampah yang baik.

Sejarah & Tahapan

  1. Kongres Sampah Indonesia I, 12-13 Oktober 2019 di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tema “Mengolah Sampah Menjadi Berkah”
  2. Kongres Sampah Indonesia II, 25-26 Juni 2022 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tema “Konsolidasi dan Sinergi Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan”
  3. Pra Kongres I, 13 Agustus 2025 di Kelurahan Wedomartani, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta
  4. Pra Kongres II, 9 Juni 2026, di lokasi yang sama
  5. Kongres Sampah Indonesia III, 20-22 November 2026 di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, tema “Praktek Baik Pengolahan Sampah Menuju Sistem Pengelolaan Sampah Mandiri dan Berkelanjutan”

Penyelenggara

Kongres Sampah Indonesia ini diselenggarakan oleh Yayasan Ekosistem Sampah Indonesia, dengan susunan panitia sebagai berikut.

Dewan Pengarah
Ganjar Pranowo, Warsito Ellwein, Haryadi Himawan, Nazier Foead, Rimawan Pradiptyo, Ph.D

Ketua Panitia
A’ak Abdullah Al-Kudus

Sekretaris
Yan Parhas

Bendahara
Swastika Tri Purwanto

Ancaman terbesar bagi planet kita adalah keyakinan bahwa orang lain yang akan menyelamatkannya.

Robert Swan

Follow Us

Sekretariat

Jl. Kaliurang Km 10 Gg. Baransari No. 1, Rt. 04 Rw. 22, Ngalangan, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DI Yogyakarta 55581

HP/Call: 081234561144 

kongressampah@gmail.com

MAP

© 2026 All Rights Reserved.

Our site uses cookies. By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.